Karhutla Di Sungai Tiung Banjarbaru, Tiga Hektare Lahan Semak Belukar Terbakar

Terkini 22 Aug 2026 17:33 • 2 min read • 72 views • By Erick

Share berita ini

Karhutla Di Sungai Tiung Banjarbaru, Tiga Hektare Lahan Semak Belukar Terbakar
Anggota Polsek Cempaka saat ikut berjibakumemadamkan kebakaran hutan dan lahan

Banjarbaru, Mataborneo.online– Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di wilayah Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (22/8/2026). Kali ini, api membakar lahan semak belukar di Jalan Transpol RT 33 RW 11, Kelurahan Sungai Tiung.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 10.50 WITA setelah anggota Polsek Cempaka menerima laporan warga mengenai munculnya titik api di kawasan tersebut. Petugas langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 10.59 WITA.
Berdasarkan laporan kepolisian, lahan yang terbakar merupakan milik warga bernama Khalid, 50 tahun. Area yang terbakar berupa semak belukar dengan luas diperkirakan mencapai sekitar tiga hektare.

Kondisi cuaca panas terik disertai hembusan angin kencang membuat api berpotensi cepat meluas. Saat kejadian, angin bertiup dari arah timur menuju barat.
Petugas Polsek Cempaka bersama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Sungai Tiung kemudian melakukan upaya pemadaman mulai pukul 11.02 WITA. Pemadaman dilakukan secara darat menggunakan satu unit tosa dengan tandon berkapasitas 1.000 liter dan dua unit jet shooter.

Berkat upaya pemadaman tersebut, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 12.25 WITA. Petugas kemudian memastikan kondisi di lokasi aman sebelum seluruh kegiatan penanganan dinyatakan selesai.
Dalam penanganan karhutla tersebut, anggota Polsek Cempaka bersama personel LPM Sungai Tiung terlibat langsung di lapangan. Ketua LPM Sungai Tiung, Syahyuni, 30 tahun, turut menjadi saksi dalam kejadian tersebut.

Meski api berhasil dipadamkan, petugas menghadapi kendala berupa terbatasnya sumber air di sekitar lokasi. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material yang dilaporkan akibat kejadian tersebut.

Kepolisian kembali mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan kering. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani dengan cepat dan tidak meluas.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Mata Borneo